Satpol PP Lhokseumawe amankan 9 orang main gaple di malam Ramadan
Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Lhokseumawe mengamankan 9 orang yang bermain gaple atau domino di salah satu kafe di Jalan Darussalam, Kampung Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe pada hari Minggu (31/3/2024) dini hari.
Elshinta.com - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Lhokseumawe mengamankan 9 orang yang bermain gaple atau domino di salah satu kafe di Jalan Darussalam, Kampung Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe pada hari Minggu (31/3/2024) dini hari.
Kepala Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Heri Maulana mengatakan bahwa pengamanan ini dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban umum dan keamanan selama bulan Ramadan.
"Pengamanan ini dilakukan berdasarkan Permendagri No. 54 Tahun 2011 tentang SOP Satpol PP, Permendagri No. 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan TrantibumTranmas Linmas, Qanun Aceh No.139 Tahun 2016 tentang TUPOKSI Satpol PP dan WH Aceh, dan Surat Edaran Forkopimda Kota Lhokseumawe tentang pemberlakuan jam malam untuk anak remaja," kata Heri Maulana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Senin (1/4).
Heri menjelaskan bahwa pihaknya melakukan patroli rutin di malam hari untuk memastikan tidak ada kegiatan yang mengganggu ketertiban umum dan keamanan.
"Pada saat patroli, kami menemukan 9 orang yang sedang bermain gaple di kafe tersebut. Mereka kemudian diamankan dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan," ujarnya.
Heri mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban umum dan keamanan selama bulan Ramadan.
"Mari kita bersama-sama menjaga kekhusyukan bulan Ramadan dengan tidak melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban umum dan keamanan," imbaunya.